Monday, 2 October 2017

WISATA







Tahun lalu tepatnya di bulan april, saya, teman – teman sekolah dan beberapa guru SMAN 8 Depok melaksanakan study tour ke Bali, Malang dan Jogja. Kami semua berkumpul untung keberangkatan di kostrad jam 4:30 pagi. Satu jam setelah berkumpul dan briefing akhirnya kami berangkat pada jam 5:40. Kunjungan pertama kita adalah Universitas Padjajaran Bandung. Saya berkesempatan untuk berkunjung ke bagian kedokteran.
Setelah dari Universitas Padjajaran, saya langsung berangkat ke Bali, dan kami sampai dihotel Quest Denpasar pada jam 6 pagi, saya dan teman – teman pun langsung bergegas ke kamar yang sudah di tentukan, dalam satu kamar di isi oleh 4 orang, dan untungnya saya disatukan dengan teman dekat saya. Kami beristirahat sejenak dan bersih – bersih diri hingga jam 8, karena kami sudah diharuskan turun ke bawah untuk sarapan dan melanjutkan perjalanan ke Tanjung Benoa. Tanjung Benoa menyajikan banyak water adventure yang mengasyikan, dan ada juga pulau kecil disebut Pulau Penyu. Di dalam Pulau Penyu terdapat penangkaran hewan seperti penyu, ular, burung beo dan lain lainnya. Hari tak berhenti di Tanjung Benoa, kami pun langsung berangkat ke Pantai Pandawa setelah makan siang di Tanjung Benoa. Pantai Pandawa adalah pantai terpencil yang belum tersentuh oleh turis, pantai dan laut masih terjaga dan bersih, belum banyak wisatawan juga yang berada disana, saya dan teman - teman sekamarpun memberanikan diri untuk mencoba menaiki canoe, walaupun kami terguling beberapa kali, kami sangat puas dan senang bisa berkesempatan menaiki canoe. Matahari pun bergeser, tanda siang akan berubah menjadi senja, kami pun bergegas untuk bersih – bersih diri dan kembali ke bus, disaat saya menaiki anak tangga bus, tiba – tiba kaki saya kram, dan beberapa kata kotor pun terlontar, guru pendamping bus pun hanya bisa tertawa lepas melihat kejadian yang menimpa saya, rasa kram itu tidak lah bertahan lama, saya pun bisa kembali ke tempat duduk semula, bus pun mulai berjalan menuju Pantai Jimbaran. Makan malam yang indah dengan pemandangan sunset, tidak lupa mengambil beberapa foto untuk menjadi kenangan manis. Dengan perut kenyang kami semua kembali ke hotel untuk beristirahat.

Ke esokan harinya, kami mengunjungi Pantai Kuta, pantai yang sudah dikenal banyak orang, dan tercemar itu. Kami mengambil beberapa foto disana dan juga bermain. Setelah kuta, kami menuju krisna, took souvenir yang sangat besar dan lengkap, adalah suatu hal yang tidak boleh dilewatkan bagi turis yang mengunjungi bali. Setelah makan siang di krisna, kami berangkat ke Desa Tenganan, Desa Tenganan adalah desa yang masih tradisional dan tidak menerima teknologi modern dan semua adat yang dilakukan dari zaman dahulu masih dilakukan sampai sekarang. Pemberhentian terakhir kami setelah Desa Tenganan, kami menonton Tari Kecak bersama beberapa turis lokal dan non lokal. Kami kembali ke hotel pada 9 malam. Kami mempunyai free time malam itu, saya dan beberapa kawan memutuskan untuk jalan malam di daerah Denpasar. Saya dan beberapa kawan mengunjungi McDonald hingga jam 1 pagi, dan saat perjalanan kembali ke hotel, kami mengambil foto ditengah jalan karena jalanan memang sedang sepi.


Beberapa jam setelah tidur singkat, kami check out hotel dan menuju ke teman jogger, dan peternakan kopi luwak. Lalu kami makan siang di Bedugul, dan menikmati pemandangan. Yang terakhir adalah Tanah Lot. Mengeksplor bersama seseorang yang kita cintai adalah hal yang paling indah. Mengambil foto bersama teman - teman pun tidak dilewatkan.


No comments:

Post a Comment