Tahun lalu tepatnya di bulan april, saya, teman – teman
sekolah dan beberapa guru SMAN 8 Depok melaksanakan study tour ke Bali, Malang dan Jogja. Kami semua berkumpul untung
keberangkatan di kostrad jam 4:30 pagi. Satu jam setelah berkumpul dan briefing akhirnya kami berangkat pada
jam 5:40. Kunjungan pertama kita adalah Universitas Padjajaran Bandung. Saya
berkesempatan untuk berkunjung ke bagian kedokteran.
Setelah dari Universitas Padjajaran, saya langsung berangkat
ke Bali, dan kami sampai dihotel Quest Denpasar pada jam 6 pagi, saya dan teman
– teman pun langsung bergegas ke kamar yang sudah di tentukan, dalam satu kamar
di isi oleh 4 orang, dan untungnya saya disatukan dengan teman dekat saya. Kami
beristirahat sejenak dan bersih – bersih diri hingga jam 8, karena kami sudah
diharuskan turun ke bawah untuk sarapan dan melanjutkan perjalanan ke Tanjung
Benoa. Tanjung Benoa menyajikan banyak water
adventure yang mengasyikan, dan ada juga pulau kecil disebut Pulau Penyu.
Di dalam Pulau Penyu terdapat penangkaran hewan seperti penyu, ular, burung beo
dan lain lainnya. Hari tak berhenti di Tanjung Benoa, kami pun langsung
berangkat ke Pantai Pandawa setelah makan siang di Tanjung Benoa. Pantai
Pandawa adalah pantai terpencil yang belum tersentuh oleh turis, pantai dan
laut masih terjaga dan bersih, belum banyak wisatawan juga yang berada disana,
saya dan teman - teman sekamarpun memberanikan diri untuk mencoba menaiki
canoe, walaupun kami terguling beberapa kali, kami sangat puas dan senang bisa
berkesempatan menaiki canoe. Matahari pun bergeser, tanda siang akan berubah
menjadi senja, kami pun bergegas untuk bersih – bersih diri dan kembali ke bus,
disaat saya menaiki anak tangga bus, tiba – tiba kaki saya kram, dan beberapa
kata kotor pun terlontar, guru pendamping bus pun hanya bisa tertawa lepas
melihat kejadian yang menimpa saya, rasa kram itu tidak lah bertahan lama, saya
pun bisa kembali ke tempat duduk semula, bus pun mulai berjalan menuju Pantai
Jimbaran. Makan malam yang indah dengan pemandangan sunset, tidak lupa mengambil beberapa foto untuk menjadi kenangan
manis. Dengan perut kenyang kami semua kembali ke hotel untuk beristirahat.
Ke esokan harinya, kami mengunjungi Pantai Kuta, pantai yang
sudah dikenal banyak orang, dan tercemar itu. Kami mengambil beberapa foto
disana dan juga bermain. Setelah kuta, kami menuju krisna, took souvenir yang
sangat besar dan lengkap, adalah suatu hal yang tidak boleh dilewatkan bagi
turis yang mengunjungi bali. Setelah makan siang di krisna, kami berangkat ke
Desa Tenganan, Desa Tenganan adalah desa yang masih tradisional dan tidak
menerima teknologi modern dan semua adat yang dilakukan dari zaman dahulu masih
dilakukan sampai sekarang. Pemberhentian terakhir kami setelah Desa Tenganan,
kami menonton Tari Kecak bersama beberapa turis lokal dan non lokal. Kami
kembali ke hotel pada 9 malam. Kami mempunyai free time malam itu, saya dan beberapa kawan memutuskan untuk jalan
malam di daerah Denpasar. Saya dan beberapa kawan mengunjungi McDonald hingga
jam 1 pagi, dan saat perjalanan kembali ke hotel, kami mengambil foto ditengah
jalan karena jalanan memang sedang sepi.
Beberapa jam setelah tidur singkat, kami check out hotel dan menuju ke teman
jogger, dan peternakan kopi luwak. Lalu kami makan siang di Bedugul, dan
menikmati pemandangan. Yang terakhir adalah Tanah Lot. Mengeksplor bersama
seseorang yang kita cintai adalah hal yang paling indah. Mengambil foto bersama
teman - teman pun tidak dilewatkan.







No comments:
Post a Comment